Anies Baswedan akan Kaji Ulang Perdinas DKI Rp 15 Juta Sehari!

 Peristiwa

BERITA89.COM – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memutuskan untuk melakukan pengkajian ulang terhadap standar besar uang harian penjalanan dinas Pegawai Negeri Sipil (PNS). Pasalnya penentuan Perdinas tersebut dinilai lebih tinggi dibandingkan dengan batas yang sudah ditentukan pemerintah

 

Melalui Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 190 Tahun 2017 tentang Biaya Perjalanan Dinas Dalam dan Luar Negeri, biaya harian perjalanan dinas kepada para pejabat eselon II ke atas, seperti gubernur, wakil gubernur, pimpinan dan anggota DPRD sudah ditetapkan mencapai Rp 1,5 juta per hari.

 

Namun untuk standar besaran uang harian perjalanan dinas kepada semua pegawai/pejabat pemerintah pusat yang sudah tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 33 Tahun 2016 tentang Standar Biaya Masukan (SBM) Tahun Anggaran 2017,  ditetapkan mencapai Rp Rp 360.000 hingga Rp 580.000 per hari.

Banjir Melanda Jakarta, Anies Baswedan Monitoring Menit Ke Menit
Copyright©Elshinta

Sedangkan besaran itu juga masih menyesuaikan di beberapa daerah yang telah dituju, seperti halnya di Bali untuk biaya perjalanan dinas sudah ditetapkan berada di Rp 480.000 per harinya. Jumlah tersebut termasuk dalam batas yang sudah ditetapkan pemerintah.

Disamping itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku, anggaran biaya perjalanan dinas untuk PNS DKI Jakarta yang sudah ditetapkan mencapai Rp 1,5 juta per hari telah menimbulkan banyak pernyataan.

Sehingga dengan itu, Anies Baswedan memilih untuk melakukan kajian ulang terkait dengan anggaran yang akan dialokasikan kepada pembayaran biaya harian perjalanan dinas PNS DKI Jakarta.  Namun untuk melakukannya, ada sejumlah tahap yang harus dilakukan.

Oleh karena itu, kajian ulang yang akan dilakukan ini tidak hanya asal untuk mengubah jumlahnya, akan tetapi akan dilakukan secara hati-hati. Namun Anies Baswedan memastikan kalau pengkajuan ulang tersebut akan dilakukan.

Terkait dengan ini, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan kalau dia sudah melakukan komunikasi dengan Anies Baswedan. Kata dia, saat gelaran musrenbang DKI Jakarta yang sudah melakukan pembahasan terkait dengan JMD tahun 2017-2022, pihak gubernur DKI Jakarta menyetujui untuk melakukan kajian ulang pada besaran uang perdinasnya.

Author: 

Related Posts

Comments are closed.