Ini Alasan Mertua Telanjangi dan Gantung Menantunya di Pohon

 Peristiwa

Ini Alasan Mertua Telanjangi dan Gantung Menantunya di PohonBERITA89.COM, TAPSEL – Pasangan suami istri yang tega menelanjangi kemudian menggantung menantunya di pohon, diringkus polisi saat bersembunyi di rumah kerabat di Desa Batu Godang, Kecamatan Angkola Sangkunur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara.

Pasutri bernama Elipati Gulo dan Yudilla Bulolo kini diperiksa di Mapolres Tapanuli Selatan. Sementara orang yang merekam korban saat digantung di pohon, masih berstatus saksi.

Kapolres Tapanuli Selatan AKBP, Roni Samtana, mengatakan, dua pelaku mengakui perbuatannya saat diperiksa penyidik. Sehingga, mereka hanya bisa pasrah menghadapi hukuman yang mengancam.

“Keduanya ditangkap karena telah melakukan kekerasan terhadap menentu mereka sendiri dengan cara mengikatnya di atas pohon,” aku Roni Samtana kepada wartawan, Kamis (19/11/2015).
Sementara alasan korban berinisial OW diikat di atas pohon kemudian ditelanjangi, karena menolak saat dimintai berhubungan intim dengan mertua laki-lakinya. Ironisnya, yang meminta adalah sang mertua perempuan.

“Pada malam sebelum kejadian, mertua perempuan memaksa korban untuk berhubungan badan dengan mertua laki-laki, karena korban menolak, maka keesokan harinya, korban langsung digantung di atas pohon kelapa dengan kondisi telanjang,” jelas Roni.

Ditanya tentang keberadaan orang tua korban, Kapolres menjawab tidak mengetahui keberadaan mereka.

Seperti diketahui, penganiayaan yang dialami wanita 19 tahun berinisial OW terbongkar setelah video saat ia tengah digantung dalam keadaan telanjang, menyebar hingga ke tangan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Tapanuli Tengah). Oleh KPAI, kemudian kejadian itu dilaporkan ke Mapolres Tapsel.

Ironisnya, penganiayaan terhadap OW disaksikan oleh suaminya yang baru berusia 16 tahun berinisial YG. Namum, YG hanya melihat istrinya tanpa berani melawan orangtuanya.

Author: 

Related Posts

Comments are closed.