Kenapa Kader Golkar Ditolak KPK Saat Akan Jenguk Setya Novanto?

 Peristiwa

BERITA89.COM – Seperti diketahui ketua DPR RI sekaligus tersangka kasus korupsi proyek pengadaan E-KTP, Setya Novanto masih ditahan di rumah tahanan (Rutan) KPK. Lembaga antirausuah tersebut juga memilah siapa saja pihak-pihak yang boleh menjenguknya.

KPK melakukan hal tersebut dengan alasan demi kelancaran penanganan perkara yang tengah dihadapi Novanto. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kabag Pemberitaan dan Publikasi, Priharsa Nugraha.

 

‘Ya pokoknya demi kelancaran proses pemeriksaan, oleh sebab itu kami harus lakukan hal tersebut. Detailnya saat ini kami belum bisa sampaikan’ ujarnya saat ditemui di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa, 5 Desember 2017.

 

Priharsa menambahkan jika saat ini Setya Novanto berada di rutan KPK. Tersangka kasus korupsi E-KTP itu tinggal di ruangan yang sewajarnya atau di ruangan seperti tahanan lain dan tidak terisolasi.

Setya Novanto Bisa Lolos dari Jeratan Hukum Lho
Copyright©Liputan6

Namun menurutnya terkait siapa saja yang boleh menjenguk Ketua DPR tersebut harus terlebih dahulu mendapat izin dari penyidik yang tengah menangani kasusnya. ‘Untuk pihak yang ingin menjenguk hasus lapor dulu ke penyidik. Prosedurnya harus sampaikan permohonan dulu dan penyidik akan mempertimbangkan boleh atau tidaknya’ ujar Priharsa.

Dia mengatakan jika kebijakan tersebut merupakan hal yang wajar terjadi di lembaga KPK. Bahkan sampai saat ini memang ada sejumlah pihak yang ditolak ketika ingin menjenguk Novanto. Penolakan itu dilakukan setelah penyidik mempertimbangkan permohonan oleh pihak-pihak yang ingin menjenguk Novanto, tapi ada juga yang diperbolehkan masuk.

Akan tetapi ketika ditanya siapa saja pihak-pihak yang ditolak, Priharsa mengaku tidak tahu. Namun dari informasi lain menyebutkan jika sejumlah pihak yang sempat ditolak ketika menjenguk Novanto yakni dari jajaran Partai Golkar. Seperti Plt Ketua Umum Partai Golkar Idrus Mahram dan beberapa kader Golkar.

Sementara itu Ketua KPK, Agus Raharjo menyampaikan jika jaksa penuntut umum (JPU) saat ini tengah menyusun dakwaan terhadap Setya Novanto terkait kasus E-KTP. Meskipun tengah dilakukan penyusunan surat dakwaan, Agus menjamin jika KPK tetap bersiap menghadapi sidang praperadilan jilid II yang diajukan Novanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

Sidang praperadilan sendiri sebenarnya digelar pada Kamis, 30 November 2017. Akan tetapi saat itu KPK meminta hakim menunda praperadilan selama tiga minggu, namun hakim hanya menundanya selama sepekan. Sidang praperadian dipastikan Novanto melawan KPK akan digelar pada Kamis, 7 Desember 2017.

Dapatkan Bonus 100% dari Kami Luckybet89
Klik Link di bawah ini

https://goo.gl/EB2OL8

Baccarat, DragonTiger,Sic Bow, Roulette ,Se Die.Fan Tan, Keno,Slot games dan Sportsbook
Dapatkan Promo Menarik Kami Hari ini
Welcome Bonus 100% (Langsung Diberikan)
Cash Back Win or Lose 0,8% (Casino)
Cash Back Win or Lose 0,5% (Sportsbook)
Cash Back Total Lose 5%. Loyalty
Bonus 10%
Proses Depo dan WD yang Cepat dan Mudah.
Coba Keberuntunga Anda Disini,Anda Pasti Bisa
alternatif link : www.lb89.com www.hokibet89.com www.pokemonbet89.com www.89luckybet.com

WE SUPPORT FIFA WORLD CUP RUSSIA 2018

Contact Us :

*TWETT : @luckybet89
*LINE : luckybet89
*WA : +6287867388989
*WECHAT: luckybet_89
*BBM : lucky89 / 5C53064C
*IG : @luckybet89

 

Author: 

Related Posts

Comments are closed.