Rumah Keluarga Suliono Dijaga Polisi 24 Jam

 Peristiwa

Rumah Keluarga Suliono Dijaga Polisi 24 Jam

BERITA89.COM – Rumah Keluarga Suliono Dijaga Polisi 24 Jam

Rumah keluarga Suliono, pelaku penyerangan pelaku penyerangan Gereja Santa Lidwina tertutup rapat. Aparat kepolisian melakukan pengamanan 24 jam di rumah yang berada di Desa Kandangan Kecamatan Pesanggaran.

Penjagaan tetap kita lakukan selama 24 jam oleh aparat kepolisian dan juga Babinsa setempat melibatkan linmas juga. Antisipasi kita lakukan dengan ketat

Penjagaan tersebut dilakukan untuk menjaga kondisi desa Kandangan agar tetap kondusif dan mengantisipasi berbagai macam reaktif dari masyarakat atasan kejadian tersebut.

Heri mengaku, pasangan Mistadji dan Edi Susiyah memilih mengurung diri di dalam rumah dan tidak mau menemui tamu orang asing yang berkunjung kecuali aparat desa setempat. 

Lebih baik nggak usah masuk. Nggak akan mau ditemui. Kemarin saja histeris orangnya ditemui polisi. Ibunya masih terpukul tapi anaknya yg ragil sudah pulang kalau yang di luar kota masih dalam perjalanan pulang.

Suliono pernah mondok di Pondok Pesantren Ibnu Sina, saat lulus dari SMPN 1 Pesanggaran tahun 2010. Namun di Ponpes milik Ketua PCNU Banyuwangi, KH Masykur Ali ini, Suliono hanya bertahan 6 bulan. 

“Saya ingat anak itu (Suliono). Dia anak yang sangat pintar tapi dia kalau diajak ngomong nggak fokus. Kemana-mana gitu matanya kalau diajak ngomong,” kata KH Masykur Ali, kepada detikcom, saat ditemui di Ponpes Ibnu Sina.

Sebelum masuk ponpes-nya, kata Masykur Ali, Suliono dan adiknya, Solikin diajaknya sekolah dan mondok di ponpesnya. Keduanya dinilai pintar dan gampang mengerti jika diberi pendidikan keagamaan. Namun sayang, Suliono tak betah disana. Sementara sang adik, masih terus melanjutkan pendidikan di ponpes yang berada di Desa Setail, Kecamatan Genteng itu. 

“Anaknya pintar. Tapi hanya satu semester terus minta pindah ikut kakaknya di Sulawesi. Sempet saya larang karena saya emang anak ini berpotensi. Jangan sampai terkena pendidikan yang salah. Tapi ya gitu saya tak mampu mencegah dia,” tambahnya. 

Suliono, pelaku penyerangan Gereja Santa Lidwina adalah warga Banyuwangi yang tinggal di Desa Kandangan Kecamatan Pesanggaran yang berjarak sekitar 80 kilometer dari pusat kota Banyuwangi. Tetangganya menilai Suliono adalah pemuda yang santun dan memiliki suara merdu saat mengaji. 

 
 
 
 
 
 
WELCOME TO WWW.HOKIBET89.COM
 
Hanya disini www.hokibet89.com bos , tempatnya para member bermain dan menjadi jutawan bersama kami.
Kami memberikan bukti , bukan hanya janji !!
 
Tunggu apalagi bos??
 Yuk join dan menang bersama kami.
Website Online terbaik , terbesar se ASIA. Lapak judi online .No 1 termewah dan elit yang pernah ada!!
 
Proses depo wd cepat DAN Dengan mega bonus yang menarik!!
 
 
Dengan pelayanan cs yang : 
 
professional , baik , ramah , perhatian , dan bisa memberikan saran dan solusi yang tepat pada bossku jika mengalami kendala seputar games!!
 
Bank yang tersedia :
 
BCA MANDIRI BNI BRI 
fair play!!
Real player 100%
 
Tunggu apalagi? Daftarkan diri anda sekarang!! 
Mari menang bersama !!
 
Kunjungi kami di www.hokibet89 . com
 
untuk Info Lebih lanjut 
Langsung saja ke LiveChat kami^^ 
 
Contact Us :
 
*TWETT : @luckybet89
*LINE : luckybet89
*WA : +6287867388989
*WECHAT: luckybet_89
*BBM : lucky89 / 5C53064C
*IG : @luckybet89

Author: 

Related Posts

Comments are closed.